Link to the dream

Baru kali ini gw menyadari kalau membuat koneksi itu sangatlah penting jika kita ingin mencapai suatu tahap dalam hidup kita. Dan hal itu terjadi hari ini. Suatu pelajaran yang gw dapatkan hari ini.

Seperi biasa, pada hari minggu gw selalu tugas di greja. Yah kaya kordinator gitu. Mulai dari pemusik, dll gw yang urusin. Secara gw seksi acara sih..
Setelah selesai ibadah gw berrencana untuk pulang lebih cepat daripada biasany. Jadi setelah rapat pengurus gw mw pulang.

Tiba – tiba ada temen gw yang nyeletuk, “Git, ke greja besar ga??”

Gw jawab,”Mmm..ga, mau cpet pulang gw!”

“Hah?? Lo ga makan git? Ada makanan gratis loh!!!” jawab temen gw.

Gw diam sejenak terus berpikir enak juga sih makan gratis. Apalagi ada nasi uduk pawon asih. Ahhkkk…gila tuh nasi uduk temptating banget. Garits lagi..
Akhirnya gw terbujuk juga gara – gara nasi uduk (sumpah gw cupu banget terbujuk ama nasi uduk!).

 

Finally, gw dapet juga nasi uduk pawon asih itu. Tapi kata majelisnya, makannya sembunyi – sembunyi. Soalnya nasi itu buat peserta lomba. Yah mungkin majelisnya kasihan liat anak remaja yang tampangnya udah menderita.

Disinilah hal itu terjadi, FYI bukan gara -gara nasi uduk pawon asih ya!!
Masuklah seorang pemuda, yahh..gw kenal, dulu pas acara tahun baru gw ngobrol banyak gitu. Waktu itu dia bilang “wah enatar kalo gw punya stasiun radio, lo jadi penyiarnya ya!”

Pas tadi gw ketemu, dia nanya gimana kabar siaran gw. Yahhh…gw sih bukan penyiar dan belum pernah apply ke stasiun radio apa pun. Jadi gw bilang aja keadaan radio sekolah gw. Singkat kata, gw, sama anak – anak remaja yang lain ngobrol sama dia. Abis gw makan pawon asih gw, gw undur diri dari situ dan bareng temen gw buat nyari bendahara remaja. Kita mau minta uang. Pas kita telepon, katanya dia ada dilantai dua. Jadi gw dan teman gw naeklah ke lantai 2 greja gw. Pas gw naek, gw ketemu lagi sama pemuda yang tadi makan bareng saa kita, trus tiba – tiba dia nanyain nomer Hp gw. Udah wajar tuker – tukeran nomer Hp di greja gw. Tapi gw juga penasaran sih kenpa dia nanyain nomer HP gw.

Gw : “Loh kak, lo ngapain nanya nomer gw?”
P    : “Oh gak pa pa sih, cuma ntar kalo gw butuh MC, gw hubungin lo ya!”

Wahh..

kaget juga gw dengernya. Memang sih gw pernah cerita, kalau gw pingin jadi penyiar. Radio, berita, apapun tapi yang berhubungan ama dunia entertaiment. Tapi ternyata ada untungnya cerita sama orang lain. Because you never guess what life might bring you.

You will achieve grand dream, a day at a time, so set goals for each day — not long and difficult projects, but chores that will take you, step by step, toward your rainbow. Write them down, if you must, but limit your list so that you won’t have to drag today’s undone matters into tomorrow. Remember that you cannot build your pyramid in twenty-four hours. Be patient. Never allow your day to become so cluttered that you neglect your most important goal — to do the best you can, enjoy this day, and rest satisfied with what you have accomplished.Og Mandino
1923-1996, American Motivational Author, Speaker

 

Published in: on Oktober 26, 2008 at 10:42 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Open the boxes of Imagination

 

Beberapa bulan yang lalu ( gag inget kapan secara tepatnya), gw nonton sebuah anime berjudul Honey and Clover. FYI walaupun gw udah yah cukup besar, gw tetap suka liad film kartun. Hmm..mungkin nanti gw akan bahas tentang hal itu :D !

Kembali lagi ke pokok bahasan, di film/anime/kartun itu (pilih yang mana kalian suka menyebutnya) ada seorang tokoh perempuan bernama Hagu.

 

Didalam film itu Hagu adalah seorang mahasisawi di bidang kesenian. Pokonya intinya dia adalah seorang artist.Ada satu hal yang paling gw ingat dan paling gw suka tentang Hagu adalah dia pernah berkata seperti ini:

Didalam pikiranku, aku melihat banyak sekali peti – peti yang tertutup. Aku tidak tahu apakah yang terdapat didalamnya. Tapi saat aku mencoba membukanya, peti itu tertutup rapat. Aku terus mencobanya, walaupun untuk membukanya membutuhkan waktu yang sangat lama. Tapi saat peti itu terbuka aku melihat sebuah benda yang sangat unik dan indah. Aku pun mulai berpikir berapa banyak peti – peti ini yang dapat kubuka selama aku hidup.”

Pada saat itu gw tidak berpikir apa – apa tentang hal itu, malah gw juga tidak mengerti dengan apa yg dia bicarakan. Tapi entah kenapa, akhirnya gw mengerti persaan Hagu saat berkata seperti itu. Coba deh, kapan – kapan kalian duduk ditempat yang enak (dimana aja yang penting pewe), diam disitu, rasakan sekelilingmu, dan masuki dunia yang hanya dirimu mengetahuinya, dunia imaginasimu. I really like when that time happened. Why? Because i saw a lot of fancy stuff, that i could make. And i boost my spirit. But unfortunatlly, i don’t have enough time to do that. But one day i will let world know the glimps of my world. 

“Imagination is the eye of the soul”

Joseph Joubert

1754-1824, French Moralist

Published in: on Oktober 25, 2008 at 5:38 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.